Cara Menghitung Kebutuhan Signage untuk Pembukaan Toko Baru (Facade & Wayfinding)

kebutuhan signage toko baru

Cara Menghitung Kebutuhan Signage untuk Pembukaan Toko Baru (Facade & Wayfinding)

Membuka toko baru melibatkan banyak daftar belanja, dan signage sering kali menjadi salah satu pos anggaran yang baru dipikirkan belakangan. Padahal, signage bukan hanya papan nama di depan toko, melainkan sistem visual yang mencakup facade utama hingga elemen penunjuk arah yang membantu pengunjung bernavigasi dengan nyaman begitu masuk ke dalam.

Artikel ini membahas cara menghitung kebutuhan signage untuk pembukaan toko baru, mencakup facade dan wayfinding, agar Anda tidak melewatkan elemen penting yang berdampak besar pada pengalaman pengunjung.

Memahami Dua Kategori Utama Signage Toko

Signage untuk toko baru pada dasarnya terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu signage facade dan signage wayfinding. Signage facade berfungsi sebagai identitas utama toko, biasanya berupa nama brand dalam bentuk neon box atau huruf timbul yang dipasang di bagian depan bangunan.

Sementara itu, wayfinding adalah sistem penunjuk arah yang membantu seseorang menavigasi ruang fisik menggunakan papan tanda dan elemen komunikasi visual lainnya. Kedua kategori ini saling melengkapi: facade menarik perhatian dari luar, sedangkan wayfinding membantu pengunjung yang sudah masuk agar tidak kebingungan.

Menghitung Kebutuhan Signage Facade

Langkah pertama dalam menghitung kebutuhan signage facade adalah menentukan jumlah titik yang membutuhkan identitas visual. Untuk toko dengan satu pintu masuk utama, biasanya cukup satu signage utama berupa neon box atau huruf timbul dengan nama brand.

Namun, jika toko berada di ruko sudut atau bangunan dengan banyak sisi yang terlihat dari jalan, bisa jadi diperlukan lebih dari satu titik signage agar tetap mudah terlihat dari berbagai arah. Karena itu, ukuran dan material facade perlu disesuaikan dengan skala bangunan serta karakter jalan di depannya.

Akrilik sering menjadi pilihan utama karena mendukung efek pencahayaan LED dan memberikan tampilan yang lebih modern. Dengan pencahayaan yang tepat, toko tetap terlihat menarik baik siang maupun malam hari.

Menghitung Kebutuhan Signage Wayfinding

Setelah facade dihitung, langkah berikutnya adalah memetakan kebutuhan wayfinding di dalam toko. Untuk toko berukuran kecil hingga menengah, wayfinding biasanya cukup sederhana, seperti penunjuk kasir, toilet, atau ruang ganti.

Pada toko yang lebih besar atau memiliki banyak zona produk, kebutuhan wayfinding menjadi lebih kompleks. Anda mungkin perlu menambahkan penunjuk arah antar zona, papan kategori produk, hingga signage informasi promo.

Prinsip utama dalam merancang wayfinding adalah menyusun informasi secara hierarkis. Dengan begitu, pengunjung bisa langsung menangkap informasi yang paling penting tanpa merasa bingung oleh terlalu banyak teks dalam satu papan pembuatan signage custom.

Peran Pencahayaan dalam Signage

Baik facade maupun wayfinding sama-sama membutuhkan dukungan pencahayaan yang memadai. Lampu LED menjadi standar utama karena efisien dan menghasilkan cahaya yang terang.

Untuk facade, pencahayaan berfungsi menarik perhatian dari jarak jauh. Sementara itu, untuk wayfinding di dalam toko, pencahayaan yang cukup memastikan papan penunjuk arah tetap terbaca jelas meski berada di area dengan cahaya ruangan yang minim.

Mengikuti Regulasi Pemasangan Signage

Sebelum memasang signage facade, pastikan ukuran dan penempatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di wilayah usaha Anda. Beberapa daerah memiliki aturan teknis terkait pemasangan reklame nama usaha, termasuk luas bidang reklame, ketinggian maksimum, dan jumlah reklame yang diperbolehkan dalam satu lokasi usaha.

Mengabaikan aturan ini dapat menimbulkan masalah administratif setelah toko dibuka. Karena itu, pengecekan regulasi perlu dilakukan sejak awal agar proses pemasangan berjalan lancar.

Menyesuaikan dengan Konsep Ritel Modern

Tren ritel modern semakin mengutamakan kenyamanan navigasi produk sebagai bagian dari pengalaman berbelanja. Banyak toko kini dirancang lebih terstruktur dan tematik agar konsumen lebih mudah menemukan produk yang mereka cari sekaligus merasa nyaman selama berada di dalam toko.

Prinsip ini relevan diterapkan sejak awal perencanaan signage toko baru, baik untuk toko besar maupun usaha skala kecil dan menengah. Dengan signage yang tertata baik, pengalaman pelanggan akan terasa lebih efektif dan profesional.

Menyusun Kebutuhan Secara Bertahap

Cara paling praktis menghitung kebutuhan signage toko baru adalah menyusunnya secara bertahap. Prioritaskan signage facade utama terlebih dahulu, lalu lanjutkan ke signage wayfinding dasar seperti kasir dan toilet.

Setelah itu, tambahkan signage kategori produk jika memang dibutuhkan, kemudian lengkapi dengan elemen pendukung seperti signage promo atau informasi tambahan. Pendekatan bertahap ini membantu Anda mengalokasikan budget secara lebih terarah tanpa mengorbankan elemen signage yang paling penting di awal pembukaan toko.

FAQ

1. Apa perbedaan signage facade dan wayfinding?
Signage facade berfungsi sebagai identitas utama toko di bagian luar, sedangkan wayfinding adalah sistem penunjuk arah yang membantu navigasi di dalam toko.

2. Apakah toko kecil tetap butuh signage wayfinding?
Ya, meski sederhana, wayfinding dasar seperti penunjuk kasir atau toilet tetap membantu kenyamanan pengunjung.

3. Material apa yang paling umum digunakan untuk signage facade?
Akrilik banyak digunakan karena mendukung efek pencahayaan LED dan memberikan tampilan modern.

4. Apakah ukuran signage facade diatur oleh pemerintah daerah?
Ya, beberapa daerah memiliki ketentuan teknis terkait ukuran, ketinggian, dan jumlah reklame yang diperbolehkan.

5. Kenapa informasi pada wayfinding tidak boleh terlalu banyak dalam satu papan?
Karena informasi yang berlebihan berisiko membuat pengunjung bingung alih-alih terbantu.

6. Bagaimana urutan prioritas menyusun kebutuhan signage toko baru?
Mulai dari facade utama, wayfinding dasar, signage kategori produk, lalu elemen pendukung seperti signage promo.

7. Apakah pencahayaan penting untuk signage wayfinding di dalam toko?
Sangat penting agar papan penunjuk arah tetap terbaca jelas meski di area dengan pencahayaan ruangan yang minim.

Dalam membangun identitas visual perusahaan, desain yang baik perlu didukung oleh material, proses produksi, dan pemasangan yang tepat. Advertising COLVA hadir untuk membantu perusahaan mengelola kebutuhan tersebut secara lebih terintegrasi, mulai dari memahami kebutuhan proyek hingga menghasilkan visual branding yang siap digunakan di lapangan.

Advertising COLVA menangani berbagai kebutuhan seperti signage, huruf timbul, branding kendaraan, digital printing, hingga pekerjaan fabrikasi. Setiap pekerjaan disesuaikan dengan fungsi, lokasi, karakter brand, dan kebutuhan teknis agar hasil yang dibuat tidak hanya terlihat baik, tetapi juga dapat digunakan secara optimal.

Proses kerja dilakukan melalui koordinasi antara klien, tim desain, dan tim produksi. Mulai dari pembahasan konsep, survei dan pengukuran, pemilihan material, produksi, quality control, hingga instalasi, setiap tahap menjadi bagian dari proses untuk menjaga kesesuaian antara rancangan dan hasil akhir.

📞 WhatsApp: 0853-3061-6723

🌐 Website: adv.colva.id

📧 Email: advertising@colva.id

Dengan pendekatan “Collaboration Creates Value”, Advertising COLVA memandang setiap proyek sebagai proses kerja bersama untuk menghasilkan solusi visual yang tepat guna. Bagi perusahaan yang membutuhkan partner untuk menangani kebutuhan signage, visual branding, fabrikasi, dan media promosi, Advertising COLVA siap mendukung proses tersebut dari awal hingga implementasi.